Nah, AS Bantah Blokade Selat Hormuz
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) membantah pemblokadean terhadap Selat Hormuz, melainkan hanya pelabuhan-pelabuhan Iran.
Peryataan yang disampaikan ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine itu bertolak belakang dengan ucapan Presiden Donald Trump sebelumnya.
Menurut Caine, Angkatan Laut AS memberlakukan blokade terhadap garis pantai dan pelabuhan Iran, bukan Selat Hormuz.
"Izinkan saya memperjelas. blokade ini berlaku untuk semua kapal, tanpa memandang negaranya, yang menuju atau berangkat dari pelabuhan Iran. Tindakan AS adalah blokade terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran, bukan terhadap Selat Hormuz," kata Caine, dalam konferensi pers, dikutip Jumat (17/4/2026).
AS Kirim 6.000 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah, Antisipasi Perang Lanjutan Lawan Iran
Dia menambahkan, blokade AS akan meluas ke perairan teritorial Iran bahkan perairan internasional lainnya, seperti Samudera Pasifik.
"Di bawah komando Laksamana Paparo, (kami) secara aktif mengejar setiap kapal berbendera Iran atau kapal apa pun yang berusaha memberikan bantuan material kepada Iran. Ini termasuk kapal armada gelap yang membawa minyak Iran," kata Caine.
Rusia Ogah Terlibat Konflik Iran Vs Israel-AS: Bukan Perang Kami
Iran dan AS melakukan perundingan damai di Pakistan pada 11-12 April, setelah Trump mengumumkan gencatan senjata selama 2 minggu. Namun perundingan yang berlangsung 21 jam itu tak membuahkan hasil.
Setelah itu Trump mengumumkan blokade terhadap seluruh kapal yang masuk dan keluar dari Selat Hormuz.
Editor: Anton Suhartono