Nah, Mantan Jenderal Israel Sebut Negaranya di Ambang Kehancuran
Warga Israel, lanjut dia, mengalami "perang saudara yang senyap", bukan sekadar polarisasi.
Dokter, ilmuwan, pengusaha teknologi, dan profesional terampil lainnya meninggalkan Israel, menguras SDM yang telah terakumulasi selama beberapa dekade.
Dia lalu menuduh para pemimpin politik Israel mengikis supremasi hukum dan lembaga publik, karena cenderung memilih orang berdasarkan loyalitas, bukan kompetensi dan integritas.
Brik juga menyebut pasukan Angkatan Darat Israel mengalami keruntuhan struktural dan penurunan moral. Alasannya, mereka kekurangan kapasitas untuk mempertahankan negara dari ancaman simultan dari dalam dan luar perbatasan.
Selain itu pasukan yang kelelahan tidak akan mampu menghentikan serangan skala besar atau melindungi warga sipil dalam perang regional yang lebih luas.