Pemimpin Oposisi Israel: Upaya Netanyahu Batalkan Hasil Pemilu Gagal
TEL AVIV, iNews.id - Pemimpin oposisi Israel dari partai Yashar, Gadi Eisenkot, menegaskan upaya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membatalkan hasil pemilu pekan lalu telah gagal. Bukan hanya itu, Eisenkot menegaskan tak akan ada pemilu lanjutan karena pemerintahan Israel akan terbentuk tanpa keterlibatan kelompok sayap kanan Netanyahu.
Mantan Panglima Pasukan Pertahanan Israel (IDF) itu juga menegaskan, upaya Netanyahu tersebut tercela dan jahat.
"Upaya tercela dan jahat untuk mengingkari hasil pemilu, menantang kehendak publik, mencemarkan nama baik seluruh komunitas, dan menyeret Israel ke pemilu baru yang telah gagal," tulis Eisenkot, dalam pernyataan di X, dikutip Senin (2/11/2026).
"Hanya seseorang yang menyadari bahwa dia telah kalah, akan siap melancarkan kampanye delegitimasi kasar seperti itu, bahkan dengan mengorbankan kepercayaan publik terhadap lembaga negara," katanya, lagi.
Eisenkot menegaskan hasil pemilu Knesset sudah tegas dan jelas, meski perolehan kursi kubu oposisi di bawah blok Netanyahu, yakni 48 berbanding 53.