Nah, Senator AS Yakin Arab Saudi dan Israel Normalisasi Hubungan Tahun Ini
Sementara itu jika nantinya Donald Trump yang memenangkan pilpres AS, politisi Demokrat di Kongres justru akan menentangnya. Setiap perjanjian pertahanan membutuhkan dukungan dari mayoritas atau dua per tiga di Senat AS atau mengumpulkan 67 suara.
Pandangan berbeda disampaikan Morgan Finkelstein, juru bicara keamanan nasional tim kampanye Harris. Menurut dia, Harris justru ingin melihat perdamaian terwujud karena akan membuka jalan bagi Israel untuk lebih diterima di kawasan.
"Wakil Presiden Harris secara konsisten mendukung upaya untuk memastikan Israel terintegrasi lebih dalam di kawasan Timur Tengah, termasuk kemungkinan perjanjian normalisasi bersejarah dengan Arab Saudi. Dia yakin integrasi tersebut penting untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh Iran," katanya.
Pemerintahan Biden sebenarnya sudah berupaya menjadi perantara perjanjian normalisasi antara Saudi dan Israel dengan imbalan jaminan keamanan AS untuk negara Teluk tersebut. Bahkan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) pada tahun lalu mengatakan, hubungan dengan Israel semakin terbuka hari demi hari.
Namun upaya Biden untuk menyatukan Saudi dengan Israel terhenti setelah serangan lintas batas Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023.
Para pakar mengatakan, kesepakatan normalisasi Saudi-Israel sulit dicapai sebelum negara Palestina merdeka berdiri. Sementara pemerintahan Netanyahu menentang berdirinya negara Palestina.
Pemerintah Saudi juga berkali-kali menegaskan tak ada normalisasi hubungan tanpa terwujudnya negara Palestina merdeka.
Editor: Anton Suhartono