Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gugur dalam Serangan Israel, Ini Nama Asli Jubir Hamas Abu Ubaida
Advertisement . Scroll to see content

Nah! Tentara Israel Bunuh Teman Sendiri agar Tidak Diculik Hamas

Sabtu, 19 Juli 2025 - 10:20:00 WIB
Nah! Tentara Israel Bunuh Teman Sendiri agar Tidak Diculik Hamas
Jalur Gaza benar-benar menjadi neraka bagi pasukan Israel (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Jalur Gaza benar-benar menjadi neraka bagi pasukan Israel. Dalam sebulan terakhir banyak tentara Zionis yang tewas dan luka.

Abu Ubaida, juru bicara Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer Hamas, dalam pernyataannya melalui video, mengatakan fokus serangan kali ini adalah menculik sebanyak-banyaknya pasukan Israel di Gaza. Namun sulit untuk menculik pasukan Israel karena begitu ada yang dibawa, rekan-rekan mereka langsung membunuhnya.

"Para pejuang kami telah mencoba dalam beberapa pekan terakhir, melakukan beberapa operasi penculikan yang menargetkan tentara Zionis, beberapa di antaranya hampir berhasil karena penggunaan taktik pembunuhan massal oleh musuh terhadap tentara yang dicurigai diculik," kata Ubaida, dikutip dari Anadolu, Sabtu (19/8/2025).

Dia menambahkan tentara Israel menerapkan "protokol Hannibal" untuk mencegah para pejuang menangkap tentara Israel di Gaza.

Protokol Hannibal membolehkan militer Zionis menembaki posisi rekan mereka, bahkan jika risikonya kehilangan nyawa, guna menghindari penculikan.

“Selama beberapa bulan terakhir, ratusan tentara musuh tewas dan terluka, di samping ribuan lainnya yang menderita penyakit psikologis dan trauma, di saat jumlah tentara yang bunuh diri meningkat akibat kengerian tindakan berdarah yang mereka lakukan dan beratnya perlawanan yang mereka hadapi,” kata Abu Ubaida.

Dia menegaskan Israel terus melakukan praktik genosida di Gaza karena mendapatkan impunitas, membungkam informasi, serta membeli pengkhianatan. 

"Kami tidak membebaskan siapa pun dari tanggung jawab atas pertumpahan darah ini. Kami juga tidak mengecualikan siapa pun yang memiliki kemampuan untuk bertindak, masing-masing sesuai dengan kapasitas dan pengaruhnya,” katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut