Napi Ini Serahkan Diri Setelah 30 Tahun Kabur dari Penjara, Alasannya Bikin Ngakak

Anton Suhartono · Kamis, 16 September 2021 - 21:46:00 WIB
Napi Ini Serahkan Diri Setelah 30 Tahun Kabur dari Penjara, Alasannya Bikin Ngakak
Seorang napi di Australia menyerahkan diri setelah sukses kabur selama 30 tahun (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Seorang narapidana yang melarikan diri dari penjara lebih dari 30 tahun lalu akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Alasannya menyerahkan diri terbilang kocak, yakni diusir dari kontrakan dampak dari pandemi Covid-19.

Pria bernama Darko Desic itu hidup dalam pelarian selama 3 dekade terakhir atas kasus ganja. Saat kabur Desic sudah menjalani hukuman penjara 13 bulan dari total 42 bulan. Dia didakwa karena menanam ganja di Grafton Correctional Centre, New South Wales.

Polisi mengatakan Desic kabur pada 1 Agustus 1992 malam dengan membobol sel menggunakan beberapa alat, seperti gergaji dan pemotong baut.

Desic termasuk buronan yang licin, berkali-kali petugas memburunya namun tidak pernah ditemukan.

Selama pelarian, dia memulai kehidupan baru dengan menyembuyikan identitas asli, bekerja sebagai tukang bangunan. Desic tinggal di sebuah rumah di Avalon, berjarak sekitar 700 kilometer  dari penjara.

Namun pekerjaan pria berusia 64 tahun itu terdampak pandemi Covid-19. Dia termasuk satu dari ratusan ribu penduduk Australia yang mengalami masalah keuangan sehingga bangkrut.

Pada awal 2021, dia diusir dari kontrakannya karena tak mampu membayar biaya sewa.

Seorang sumber di kepolisian mengatakan, sejak diusir dari kontrakan Desic hidup menggelandang, tidur di pantai. Pada suatu titik, dia memutuskan kembali ke penjara. Disebutkan, beban hidup di penjara lebih ringan dibandingkan menjadi tunawisma.

Dia menyerahkan diri ke Kepolisian Dee Why pada Minggu (12/9/2021). Namun dia tak lagi menjalani sisa masa kurungan, melainkan ada dakwaan baru yang menjeratnya yakni melarikan diri.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel: