Nepal Masih Mencekam! 165 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang Dahsyat
Jika data Nepal dan Tibet digabungkan, jumlah orang yang belum ditemukan mencapai lebih dari 1.300 orang. Di sisi China, sebanyak 558 orang dilaporkan hilang di wilayah Tibet, termasuk 260 warga negara asing.

Banjir tersebut bukan sekadar banjir akibat hujan deras.
Analisis terbaru menunjukkan bencana dipicu oleh runtuhnya bagian gletser di kawasan Himalaya, yang kemudian menghasilkan aliran es, batu, air, dan material dalam jumlah sangat besar.
Material tersebut masuk ke sistem sungai dan menciptakan gelombang banjir bandang yang bergerak dengan kecepatan tinggi menuju kawasan Nepal dan Tibet.
Aliran dahsyat tersebut menghantam permukiman, jalan, jembatan, jaringan listrik, serta fasilitas lainnya. Sejumlah kawasan bahkan terisolasi karena akses jalan terputus.
Pemerintah Nepal mengerahkan lebih dari 5.000 personel tentara dan polisi untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan.