Nepal Masih Mencekam! 165 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang Dahsyat
Helikopter serta drone digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit didatangi melalui jalur darat. Sedikitnya 125 orang telah berhasil dievakuasi hingga Kamis, sementara tim penyelamat terus menyisir bantaran sungai dan wilayah hilir yang kemungkinan menjadi lokasi korban terseret arus.
Namun, operasi penyelamatan menghadapi tantangan besar. Kerusakan jalan dan jembatan, gangguan komunikasi, pemadaman listrik, serta kondisi medan Himalaya yang sulit membuat proses pencarian berlangsung tidak mudah.
Pemerintah Nepal memperingatkan bahwa jumlah korban masih sangat mungkin berubah.
Pasalnya, 826 orang masih belum ditemukan di Nepal, sementara proses pencarian baru memasuki tahap intensif. Dengan banyaknya wilayah yang terdampak dan sebagian kawasan masih sulit dijangkau, tim penyelamat terus berupaya mendapatkan gambaran lengkap mengenai skala bencana.
Di wilayah Tibet, China, tiga orang juga dilaporkan tewas dan 558 orang hilang. Jika kedua wilayah digabungkan, bencana ini telah menewaskan setidaknya ratusan orang dan membuat lebih dari 1.300 orang belum ditemukan.
Situasi tersebut menjadikan banjir bandang di perbatasan Nepal-China sebagai salah satu bencana paling mematikan di kawasan Himalaya dalam beberapa waktu terakhir. Operasi pencarian, evakuasi, dan penyaluran bantuan masih terus berlangsung hingga Kamis (27/8/2026).
Editor: Muhammad Sukardi