Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Banjir Nepal-China: 160 Orang Tewas, 1.300 Hilang termasuk 500 Turis Asing
Advertisement . Scroll to see content

Nepal Masih Mencekam! 165 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang Dahsyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00:00 WIB
Nepal Masih Mencekam! 165 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang Dahsyat
Kondisi Nepal saat ini usai diterjang banjir bandang dahsyat. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Helikopter serta drone digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit didatangi melalui jalur darat. Sedikitnya 125 orang telah berhasil dievakuasi hingga Kamis, sementara tim penyelamat terus menyisir bantaran sungai dan wilayah hilir yang kemungkinan menjadi lokasi korban terseret arus.

Namun, operasi penyelamatan menghadapi tantangan besar. Kerusakan jalan dan jembatan, gangguan komunikasi, pemadaman listrik, serta kondisi medan Himalaya yang sulit membuat proses pencarian berlangsung tidak mudah.

Angka Korban Masih Bisa Bertambah

Pemerintah Nepal memperingatkan bahwa jumlah korban masih sangat mungkin berubah.

Pasalnya, 826 orang masih belum ditemukan di Nepal, sementara proses pencarian baru memasuki tahap intensif. Dengan banyaknya wilayah yang terdampak dan sebagian kawasan masih sulit dijangkau, tim penyelamat terus berupaya mendapatkan gambaran lengkap mengenai skala bencana.

Di wilayah Tibet, China, tiga orang juga dilaporkan tewas dan 558 orang hilang. Jika kedua wilayah digabungkan, bencana ini telah menewaskan setidaknya ratusan orang dan membuat lebih dari 1.300 orang belum ditemukan.

Situasi tersebut menjadikan banjir bandang di perbatasan Nepal-China sebagai salah satu bencana paling mematikan di kawasan Himalaya dalam beberapa waktu terakhir. Operasi pencarian, evakuasi, dan penyaluran bantuan masih terus berlangsung hingga Kamis (27/8/2026).

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut