Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Top! Tuna Sirip Biru Laku Terjual Rp54 Miliar dalam Lelang di Tokyo
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri, Keluarga Ini Temukan 2 Jasad Anak SD dalam Koper yang Dibeli dari Lelang

Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:41:00 WIB
Ngeri, Keluarga Ini Temukan 2 Jasad Anak SD dalam Koper yang Dibeli dari Lelang
Polisi memindahkan trailer yang digunakan mengangkut isi gudang penyimpanan termasuk dua koper berisi mayat anak SD di Auckland, New Zealand. (Foto: Newshub via Daily Mail)
Advertisement . Scroll to see content

WELLINGTON, iNews.id - Jasad dua anak ditemukan dalam dua koper yang dibeli sebuah keluarga lewat lelang isi gudang penyimpanan barang di Auckland, Selandia Baru. Kepolisian setempat mengonfirmasi, kedua korban diperkirakan anak Sekolah Dasar (SD) berusia antara lima dan 10 tahun.

Inspektur Detektif Tofilau Faamanuia Vaaelua mengatakan, kedua anak itu disembunyikan dalam dua koper berukuran sama. Hasil pemeriksaan, mayat-mayat tersebut kemungkinan telah disimpan selama beberapa tahun dalam koper hingga akhirnya ditemukan keluarga yang memenangkan lelang. 

"Penemuan ini memberikan beberapa kerumitan dalam penyelidikan, terutama mengingat waktu antara waktu kematian dan penemuan mayat," kata Vaaelua dikutip dari AFP, Kamis (18/8/2022).

Jenazah kedua anak itu ditemukan keluarga di Auckland setelah membeli barang-barang yang dijual dalam jumlah besar dari gudang penyimpanan barang di kota itu. Dikutip dari Dailymail, keluarga itu menang lelang pada 11 Agustus. 

Pembeli tidak diperbolehkan membolak-balik isi gudang penyimpanan sebelum pelelangan dan harus menawar secara cepat. Setelah memenangkan pelelangan, mereka baru diizinkan untuk melihat gudang.

Isi gudang penyimpanan yang dimuat dalam trailer itu kemudian dibawa ke rumah. Alangkah kagetnya mereka setelah membongkar muatan dan menemukan jasad dua anak dalam dua koper berbeda. 

Polisi menegaskan bahwa keluarga yang bersangkutan tidak terkait dengan pembunuhan itu. Namun, mereka saat ini tertekan pascapenemuan dua mayat dalam koper yang membuat heboh dan telah meminta privasi.

Vaaelua mengatakan, anak-anak itu belum diidentifikasi. Namun, mereka memperkirakan kerabat para korban berada di Selandia Baru.  

Barang-barang rumah tangga dan pribadi yang ditemukan di samping koper membantu memberikan petunjuk kepada polisi untuk mengidentifikasi para korban. Ahli forensi juga telah memeriksa secara menyeluruh baik unit penyimpanan maupun properti tempat koper-koper itu dibawa.

Dia juga mengungkapkan, polisi di Selandia Baru bekerja dengan Interpol dalam penyelidikan penemuan jasad dalam koper itu. Petugas bersumpah untuk menemukan mereka yang bertanggung jawab atas kematian kedua korban.

Vaaelua mengaku kasihan kepada keluarga kedua anak yang mungkin tidak menyadari mereka telah meninggal. 

"Banyak dari kami (di kepolisian) adalah orang tua. Kami melakukan yang terbaik untuk mengidentifikasi para korban," katanya.

Dia mengatakan, sejauh ini polisi membuat kemajuan yang sangat baik dengan penyelidikan DNA. "Tim investigasi bekerja sangat keras untuk meminta pertanggungjawaban orang atau orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian anak-anak ini," katanya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut