NOAA Sebut Suhu pada Januari 2020 Jadi yang Terpanas sejak 141 Tahun Terakhir

Anton Suhartono ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 06:15 WIB
NOAA Sebut Suhu pada Januari 2020 Jadi yang Terpanas sejak 141 Tahun Terakhir

NOAA mengungkap suhu pada Januari 2020 merupakan yang terpanas dibandingkan Januari sebelumnya selama 141 tahun terakhir (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat menyebut, suhu pada Januari 2020 merupakan yang terpanas dibandingkan bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya sejak 141 tahun terakhir.

Suhu permukaan daratan dan lautan global pada Januari 2020 tercatat 1,14 derajat Celsius di atas suhu rata-rata atau melampaui rekor yang tercipta pada Januari 2016.

Menurut NOAA, dikutip dari Xinhua, Sabtu (15/2/2020), perubahan suhu rata-rata tersebut merupakan yang tertinggi pernah tercatat tanpa adanya dampak El Nino di wilayah tropis Samudra Pasifik.

El Nino merupakan perubahan iklim yang terjadi secara tidak teratur, memengaruhi wilayah Pasifik khatulistiwa, ditandai dengan munculnya air hangat yang tidak lazim di Peru dan Ekuador.

Fenomena ini, kata NOAA, merupakan bukti lebih kuat tentang terjadinya pemanasan global. Sepuluh Januari terpanas yang tercatat oleh NOAA berlangsung sejak 2002.

Januari 2020 merupakan Januari ke-44 berturut-turut serta bulan ke-421 berturut-turut yang mencatatkan suhu panas di atas rata-rata abad ke-20.

Sementara itu Pusat Nasional untuk Informasi Lingkungan AS mengungkap, tahun 2020 kemungkinan besar akan masuk sebagai lima deretan tahun terpanas yang pernah tercatat.

Efek suhu panas ini juga berpengaruh dengan kondisi kutub utara dan kutub selatan. Luas es di kutub utara tercatat 5,3 persen di bawah rata-rata pada periode 1981 hingga 2010, sama seperti pada 2014 saat luas es tercatat sebagai yang terkecil kedelapan dalam 42 tahun.

Sementara, cakupan es laut Antartika selama Januari adalah 9,8 persen di bawah rata-rata, sama seperti pada Januari 2011 yang mencatatkan cakupan es terkecil ke-10.


Editor : Anton Suhartono