Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Imigrasi Terbesar AS Tangkap Ratusan Pekerja Korsel, Hyundai Jadi Target Pertama?

Senin, 08 September 2025 - 11:08:00 WIB
Operasi Imigrasi Terbesar AS Tangkap Ratusan Pekerja Korsel, Hyundai Jadi Target Pertama?
Dari 475 pekerja pabrik Hyundai yang ditangkap, sebanyak 300 orang di antaranya warga Korea Selatan (Foto: ICE via AP)
Advertisement . Scroll to see content

Sinyal Keras Pemerintahan AS

Penggerebekan ini dianggap sebagai sinyal keras bahwa pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump kembali mengedepankan kebijakan imigrasi ketat. 

Tom Homan, pejabat senior yang menangani perbatasan, menegaskan operasi serupa akan digencarkan di lokasi lain.

“Jawaban singkatnya adalah iya. Kami akan melakukan lebih banyak operasi penegakan hukum di lokasi kerja,” kata Homan, saat ditanya mengenai potensi operasi di pusat-pusat industri lainnya.

Dampak bagi Investasi Asing

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran atas masa depan investasi perusahaan asing, khususnya dari Asia, di AS. Hyundai dan LG menggelontorkan dana miliaran dolar untuk memperkuat rantai pasok kendaraan listrik. Namun, dengan pulangnya ratusan pekerja, kelanjutan proyek di Ellabell, Georgia, bisa terganggu.

Pemerintah Korsel menegaskan akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi serta perusahaan-perusahaan terkait untuk memperbaiki sistem visa. Presiden Lee Jae Myung bahkan menyerukan langkah menyeluruh guna melindungi warganya yang bekerja di luar negeri.

Pengamat menilai, Hyundai kemungkinan hanya menjadi perusahaan besar pertama yang terkena operasi imigrasi berskala besar. Jika kebijakan ini berlanjut, perusahaan multinasional lain yang menggunakan tenaga kerja kontraktor asing berpotensi menghadapi masalah serupa.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut