Paket Dikirim ke 14 Kedubes dan Konsulat di Australia Bisa Picu Kanker

Anton Suhartono ยท Kamis, 10 Januari 2019 - 11:25:00 WIB
Paket Dikirim ke 14 Kedubes dan Konsulat di Australia Bisa Picu Kanker
Polisi Australia mengamankan paket berbahaya di kantor konsulat Italia di Melbourne (Foto: AFP)

MELBOURNE, iNews.id - Kepolisian Australia menangkap seorang yang terlibat dalam pengiriman paket berbahaya ke 14 kantor kedutaan besar dan konsulat di Canberra, Melbourne, dan Sydney, Rabu (9/1/2019) malam.

Seperti dikutip dari AFP, pelaku yang diketahui bernama Savas Avan (49) itu langsung diseret ke pengadilan, Kamis (10/1/2019).

Ada 38 paket berisi zat asbes yang dia kirim ke 14 kedubes dan konsulat, yakni Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, India, Jepang, Pakistan, Korea Selatan, Jerman, Yunani, Spanyol, Seiselensa, Swiss, Kroasia, dan Mesir.

Avan mengirim paket sejak awal pekan ini. Pengiriman pertama ditujukan ke tiga konsulat dan kedubes di Sydney dan Canberra.

Departemen Luar Negeri Australia langsung mengirim nota kepada semua misi diplomatik pada Selasa (8/1/2019) agar berhati-hati atas kemungkinan pengiriman paket mencurigakan melalui pos.

Mengutip dokumen pengadilan, media lokal melaporkan, mengatakan zat asbes yang dikirim itu bisa menyebabkan kanker. Penggunaannya pun hanya dibatasi untuk konstruksi.

Polisi belum mengungkap motif Avan mengirim paket berbahaya ke misi diplomatik asing.

Jika terbukti bersalah, Avan bisa dipenjara paling lama 10 tahun. Dia kini ditahan dan persidangan selanjutnya digelar pada awal Maret.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda