Pangeran Harry dan Meghan Harus Lepas Gelar Kerajaan Inggris serta Bayar Pajak Rp42 M

Anton Suhartono ยท Minggu, 19 Januari 2020 - 11:01 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Harus Lepas Gelar Kerajaan Inggris serta Bayar Pajak Rp42 M

Pangeran Harry dan Meghan diharuskan melepas gelar kerajaan Inggris (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Pangeran Harry dan istrinya Meghan akan menyerahkan gelar kerajaan dan dana masyarakat sebagai bagian dari penyelesaian proses pemunduran mereka sebagai anggota senior. Setelah ini mereka akan memulai kehidupan baru sebagai masyarakat biasa, jauh dari sistem monarki Inggris.

Pengumuman bersejarah dari Istana Buckingham pada Sabtu (18/1/2020) merupakan kepastian dari rentetan perjalan mundurnya Duke dan Duchess of Sussex itu setelah lebih dari 1 pekan keluarga menggelar pembicaraan intensif. Keduanya resmi mundur sebagai anggota senior kerajaan pada 8 Maret 2020.

Ini berarti cucu Ratu Elizabeth II, Harry, dan istrinya dan Meghan, akan berhenti menggunakan gelar kebesaran kerajaan, hak yang sama menimpa mendiang sang ibunda, Putri Diana, setelah bercerai dengan Pangeran Charles pada 1996.

"Setelah berbulan-bulan berbincang dan berdiskusi, saya senang bahwa kami bersama-sama menemukan jalan yang konstruktif dan mendukung cucu saya dan keluarganya," kata Ratu, dikutip dari AFP, Minggu (19/1/2020).

Sementara itu dalam pernyataan terpisah yang dikaitkan dengan Istana Buckingham mengungkap, Harry dan Meghan tidak akan menggunakan gelar HRH (Yang Mulia) karena mereka tidak lagi bekerja sebagai anggota Keluarga Kerajaan.

"Sebagaimana disepakati dalam aturan baru ini, mereka diharuskan untuk mundur dari tugas kerajaan, termasuk penunjukan militer resmi. Mereka tidak akan lagi menerima dana publik untuk tugas kerajaan," demikian pernyataan Sussex.

Keduanya juga akan membayar 2,4 juta poundsterling atau sekitar Rp42 miliar dana pajak untuk merenovasi rumah Frogmore Cottage di dekat Kastil Windsor.

Media Inggris menafsirkan keputusan itu sebagai hukuman Ratu Elizabeth II atas keputusan “nakal” Harry dan Meghan.

Sky News melaporkan, mengutip dari pengamat kerajaan, bahwa Ratu menggunakan tangan besi.

Sementara The Daily Telegraph, menyebut, “Jangan salah, pernyataan pada Sabtu malam itu merupakan yang tersulit untuk mewakili Megxit (Meghan Exit)," kata The Daily Telegraph.

Selain itu nasib siapa yang akan menanggung biaya keamanan Harry, Meghan, serta putra mereka Archie, di Kanada masih menjadi perdebatan.

Istana tidak akan mengomentari siapa yang akhirnya membayar biaya keamanan mereka setelah memutuskan tinggal di Kanada.

Selain itu tak diketahui pula gagal apakah pasangan Harry dan Meghan akan bisa untuk mendapat keuntungan finansial dari royalti masa depan dan biaya waralaba.

"Mereka sekarang Tuan dan Nyonya Biasa," kata konsultan hubungan masyarakat Mark Borkowski, kepada kantor berita PA.

Editor : Anton Suhartono