Parah, Perempuan Korut yang Gagal Melarikan Diri Ditelanjangi dan Dilecehkan Pejabat

Ahmad Islamy Jamil · Selasa, 28 Juli 2020 - 17:08:00 WIB
Parah, Perempuan Korut yang Gagal Melarikan Diri Ditelanjangi dan Dilecehkan Pejabat
Bendera Korea Utara (ilustrasi). (Foto: AFP)

Dia mengatakan, hak-hak reproduksi seksual kaum perempuan juga dilanggar para pejabat keamanan Korut. Aborsi paksa merajalela di pusat-pusat penahanan.

Beberapa orang yang diwawancarai menjelaskan secara perinci bahwa kejadian aborsi dilakukan secara medis. Parahnya lagi, ada pula perempuan yang diinduksi lewat penyiksaan fisik.

“Ada dua perempuan hamil. Yang satu sedang mengandung tiga bulan dan yang satunya lagi hamil lima bulan hamil. Mereka ditendang dengan sangat buruk hingga keguguran pada saat mereka meninggalkan fasilitas penahanan,” seorang perempuan menceritakan pengalamannya.

Perkosaan oleh penjaga tahanan juga tersebar luas, menurut laporan itu. Akan tetapi, hanya sedikit korban yang bersedia menceritakannya, karena sering kali orang-orang yang berani membicarakan kasus itu bakal mendapat hukuman lebih lanjut dari penguasa.

Pada saat diwawancarai, semua perempuan yang menjadi narasumber OHCHR dalam laporan ini sedang berada di Korea Selatan. Mereka berhasil mencapai negara tetangga itu, setelah melarikan diri lagi dari Korea Utara. Sebelumnya, mereka pernah gagal dan ditangkap petugas Korut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil