Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Pasukan Elite Dunia Paling Menyeramkan, Nomor 3 Latihannya Bikin Ngeri

Kamis, 27 Januari 2022 - 11:58:00 WIB
Pasukan Elite Dunia Paling Menyeramkan, Nomor 3 Latihannya Bikin Ngeri
Pasukan US Navy SEALs, tentara elite dari Amerika Serikat. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

1. US Navy SEALs

Unit Angkatan Laut Amerika Serikat ini dibentuk pada 1961 dengan sebutan The United State Navy SEALs. Sesuai namanya, pasukan ini dapat menangani operasi SEALs (sea, air, land) alias laut, udara, dan darat. Hal tersebut menjadikan pasukan ini ahli dalam berbagai lini, bahkan menangani terorisme, penyelamatan sandera, serta pengintaian khusus.

US Navy SEALs juga mampu menangani operasi penting Neptunus Spear, yaitu misi menemukan tempat persembunyian Osama bin Laden—tokoh yang bertanggung jawab atas serangan terhadap Gedung World trade Center di New York pada 11 September 2001. 

Sebagai pasukan unggul, prajurit US Navy SEALs dibekali peralatan canggih berupa helm baja kuat yang bahkan tak tembus oleh tembakan snipers. Mereka juga dilengkapi dengan body armor untuk perlindungan tubuh dari terpaan peluru. Selain itu, mereka juga menenteng senjata m4 custom yang dapat dimodivikasi sesuai kebutuhan.

2. Sayeret Matkal Israel

Israel memiliki prajurit militer yang dapat diandalkan meski dengan jumlah yang tak banyak. Unit bernama Sayeret Matkal ini biasanya dilibatkan dalam misi pengintaian. Usai mengawasi dari belakang pertahanan musuh, mereka mampu menyelamatkan korban penyanderaan di luar Israel.

Pasukan elite zionis ini dibentuk pada 1957 atas saran Komandan Avraham Arnan. Pembentukannya bermula dari keinginan Israel untuk memiliki tim intelijen khusus, hingga bertransformasi menjadi pasukan elite yang terdiri atas pasukan paratroopers berkemampuan tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut