PBB Perpanjang Masa Tugas Badan Pengungsi Palestina meski Ditentang AS dan Israel

Anton Suhartono ยท Sabtu, 14 Desember 2019 - 11:53 WIB
PBB Perpanjang Masa Tugas Badan Pengungsi Palestina meski Ditentang AS dan Israel

PBB sepakat perpanjang masa tugas badan pengungsi Palestina UNRWA (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperpanjang masa kerja badan yang mengurusi pengungsi Palestina, UNRWA, sampai 4 tahun mendatang atau 2023.

Mandat UNRWA seharusnya habis pada Juni 2020, namun 169 negara anggota Majelis Umum PBB, dalam sidang pada Jumat (13/12/2019), menyetujui pembaruan masa tugas hingga 2023.

Negara yang memberikan suara menentang adalah Amerika Serikat (AS) dan Israel, sementara sembilan lainnya abstein.

Isi resolusi yang disetujui itu adalah, semua negara donor untuk terus memperkuat upaya untuk memenuhi kebutuhan yang dibutuhkan UNRWA, di tengah memburuknya kondisi sosial-ekonomi wilayah Palestina.

Pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump serta Israel menuduh UNRWA ingin melanggengkan konflik Israel-Palestina dengan tetap beroperasi, namun UNRWA membantah tuduhan tersebut. Masyarakat Palestina, terutama pengungsi yang tersebar di berbagai negara tetangga, masih membutuhkan bantuan.

Keputusan untuk memperpanjang masa tugas ini diambil setelah kepala UNRWA mengundurkan diri pada November 2019 di tengah penyelidikan internal atas dugaan pelanggaran masalah administrasi dan etik. Laporan etik internal menuduh manajemen menyalahgunakan wewenang di tingkat tertinggi badan tersebut.

Sebelumnya UNRWA menghadapi krisis keuangan setelah AS menghentikan semua pendanaan pada 2018.

UNRWA didirikan setelah jutaan warga Palestina diusir atau melarikan diri dari kampung halaman mereka setelah perang 1948 dengan Israel.

Lembaga ini menyediakan layanan sekolah dan medis untuk pengungsi Palestina yang tersebar di Yordania, Lebanon, dan Suriah, serta wilayah Palestina. UNRWA juga mempekerjakan sekitar 30.000 orang, sebagian besar warga Palestina.


Editor : Anton Suhartono