9 Pedang Terkuat Milik Rasulullah SAW, Ada yang Dijuluki Pedangnya Para Nabi
Pegangan pedang dilapisi dengan emerald dan perak dengan bentuk dua kepala ular. Di dekat pegangan pedang tersebut terdapat tulisan arab dengan lafaz ‘Abdullah bin Abd al-Muthalib’. Pedang ini bisa dilihat di Museum Topkapi, Turki.
Pedang al-Battar adalah barang rampasan dari Bani Qaynaqa. Pedang ini dijuluki “pedangnya para nabi”. Di dalam pedang ini terdapat ukiran arab yang bertuliskan ‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’.
Di dalam pedang ini juga terdapat gambar Nabi Daud ketika memotong kepala Golliath, yaitu orang yang memiliki pedang ini lebih dulu. Dengan panjang 1 meter, dalam video tersebut dijelaskan pedang ini digunakan Nabi Isa untuk mengalahkan Dajjal saat menjelang kiamat nanti.
Namanya memiliki arti “memotong” atau “tajam”. Pedang ini dikirim kepada sahabat Nabi Muhammad sebelum Perang Badar. Namun, pedang ini baru digunakan saat Perang Uhud. Para pengikut dan sahabat Rasulullah menggunakan pedang ini sebagai tanda kesetiaan mereka terhadap Rasulullah. Kini, pedang al-Adb bisa dilihat di Masjid Husain, Kairo, Mesir.
Pedang ini adalah barang rampasan dari Bani Qaynaqa. Awal mulanya dibuat oleh Nabi Daud. Bentuk dari pedang ini menyerupai pedang al-Battar. Bedanya, pedang ini lebih besar. Panjang mata pedang ini mencapai 112 cm dengan lebar 8 cm. Nabi Daud juga menggunakan pedang ini kemudian beliau mewariskannya ke suku Lewi hingga jatuh ke tangan Nabi Muhammad SAW. Pedang ini juga bisa dilihat di Museum Topkapi, Turki.