Pemerintah Belanda Tumbang, PM Mark Rutte Mengundurkan Diri gara-gara Masalah Imigran
Permohonan suaka di Belanda melonjak lebih dari 30 persen dibandingkan dengan tahun lalu menembus 46.000 aplikasi. Amsterdam pun telah memproyeksikan jumlah tersebut dapat meningkat menjadi lebih dari 70.000 aplikasi pada tahun ini, melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada 2015.
Situasi ini semakin membebani fasilitas suaka yang dimilik Belanda. Selama beberapa bulan tahun lalu, ratusan pengungsi terpaksa tidur di tempat yang tak layak. Mereka hanya mendapatkan sedikit atau bahkan tanpa akses air minum, fasilitas sanitasi, atau perawatan kesehatan.
Rutte pun berjanji akan memperbaiki kondisi fasilitas tersebut, terutama dengan mengurangi jumlah pengungsi yang mencapai Belanda. Namun dia gagal mendapatkan dukungan dari mitra koalisi yang merasa kebijakannya terlalu jauh dari yang diharapkan.
Rutte adalah pemimpin pemerintahan terlama dalam sejarah Belanda. Politikus berumur 56 tahun itu juga menjadi kepala pemerintahan paling senior di Uni Eropa setelah Viktor Orban dari Hongaria. Dia diperkirakan kembali memimpin Partai VVD pada pemilihan berikutnya.
Koalisi Rutte saat ini, yang mulai berkuasa pada Januari 2022, adalah pemerintahannya yang keempat berturut-turut sejak dia menjadi perdana menteri pada Oktober 2010.
Editor: Ahmad Islamy Jamil