Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Batal Serang Iran, Delegasi 2 Negara Dilaporkan Bertemu di Turki Pekan Ini
Advertisement . Scroll to see content

Pemilu Belarusia Dikritik AS, Minsk Gerah: Setop Jadi Pengawas Dunia dan Urus Diri Sendiri!

Senin, 26 Februari 2024 - 06:34:00 WIB
Pemilu Belarusia Dikritik AS, Minsk Gerah: Setop Jadi Pengawas Dunia dan Urus Diri Sendiri!
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (kanan) memberikan bunga kepada pejabat komisi pemilihan menjelang pemungutan suara di sebuah tempat pemungutan suara, di Minsk, Belarusia, Minggu (25/2/2024). (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MINSK, iNews.id - Tindakan Amerika Serikat mencampuri urusan dalam negeri orang lain membuat Belarusia muak. Karena itu, Minsk meminta Washington DC untuk berhenti memainkan peran sebagai pengawas dunia dan lebih baik menangani masalahnya sendiri. 

"Saya tidak tahu bagaimana mereka (AS) menilai segala sesuatu dari luar negeri, ini sangat aneh… Mungkin, Amerika Serikat sudah cukup mencoba peran sebagai pengawas dunia, mereka harus mengatasi masalah dalam negerinya," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Pusat Belarusia, Igor Karpenko, dalam konferensi pers pada Minggu (25/2/2024). 

Dia mengatakan, AS sendiri memiliki banyak pertanyaan yang mesti dijawab seputar pemilunya, termasuk pemilihan presiden (pilpres) terkini yang prosesnya mulai berlangsung. Salah satunya adanya isu tentang upaya Partai Demokrat yang berkuasa untuk menjegal Donald Trump mengikuti Pilpres AS 2024. 

Sebelumnya pada Minggu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengecam pemilu parlemen dan lokal di Belarusia. Dia menyebut pemilu itu palsu, dan menambahkan bahwa pemilu tersebut diadakan dalam iklim ketakutan. 

"Amerika Serikat mengutuk pemilu parlemen dan lokal palsu yang dilakukan oleh rezim Lukashenko (Presiden Belarusia Alexander Lukashenko) yang berakhir hari ini di Belarusia. Pemilu diadakan dalam iklim ketakutan sehingga tidak ada proses pemilu yang bisa disebut demokratis," kata Miller dalam sebuah pernyataan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut