Pemimpin Gereja Korsel Ditangkap terkait Kasus Penyebaran Virus Corona

Anton Suhartono ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Pemimpin Gereja Korsel Ditangkap terkait Kasus Penyebaran Virus Corona

Lee Man Hee (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Pemimpin gereja Korea Selatan, Lee Man Hee, ditangkap, Sabtu (1/8/2020), atas tuduhan menghambat upaya pemerintah dalam mencegah wabah virus corona. Pria 88 tahun itu memimpin Shincheonji Church of Jesus yang disebut sebagai aliran sesat di Korsel.

Pada Februari atau di masa awal wabah, setengah dari kasus virus corona, atau sekitar 2.000, di Korsel disumbang dari gereja Lee.

Lalu pada 19 Juli, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korsel (KCDC) menyatakan, kasus Covid-19 terkait Shincheonji Church of Jesus menyumbang 38 persen dari total kasus di Negeri Gingseng.

Lee dituduh memberikan catatan tidak akurat tentang pertemuan-pertemuan yang digelar gereja serta memberikan daftar palsu anggotanya kepada otoritas kesehatan.

"Pengadilan Distrik Suwon memberikan surat perintah penangkapan pada pukul 01.20 pagi," seorang juru bicara pengadilan, dikutip dari AFP.

Sementara itu hakim menyebut ada indikasi Lee melakukan upaya sistematis untuk memusnahkan barang bukti.

Selain itu Lee dituduh menggelapkan dana 5,6 miliar won atau sekitar Rp69 miliar milik gereja dan mengadakan acara keagamaan di fasilitas umum tanpa persetujuan.

Lee meminta maaf pada Maret terkait penyebaran penyakit virus corona yang dipicu pertemuan-pertemuan di gerejanya.

Otoritas Korsel pada Sabtu mengumumkan mengumumkan penambahan 31 kasus baru virus corona, sehingga totalnya menjadi 14.336 orang.

Editor : Anton Suhartono