Pemimpin Korut Kim Jong Un Sebut K-pop sebagai Kanker Ganas

Anton Suhartono ยท Jumat, 11 Juni 2021 - 13:27:00 WIB
Pemimpin Korut Kim Jong Un Sebut K-pop sebagai Kanker Ganas
Kim Jong Un (Foto: KCNA via Reuters)

Propaganda pemerintah Korut menggambarkan Korsel sebagai neraka yang dipenuhi pengemis. Melalui drama yang diselundupkan dalam bentuk kaset dan CD, anak-anak muda Korut mengetahui orang-orang di negara tetangga mereka tidak makan karena diet, sementara mereka berjuang untuk mendapatkan makanan.

Produk hiburan Korsel juga diselundupkan dalam bentuk USB dari China, mencuri hati kalangan muda Korut yang menontonnya secara rahasia.

Kondisi ini memaksa pemerintah Korut memberlakukan undang-undang (UU) baru pada Desember 2020. Mereka yang terbukti bersalah menonton atau memiliki produk hiburan Korsel bisa dihukum di kamp kerja paksa antara 5 hingga 15 tahun.

Menurut anggota parlemen Korsel dan dokumen internal yang didapat media berita Daily NK, hukuman maksimum sebelumnya 5 tahun kerja paksa.

Sementara itu mereka yang menyerahkan produk hiburan ke warga Korut menghadapi sanksi lebih berat, bahkan hukuman mati. 

Undang-undang baru juga menyerukan kerja paksa hingga 2 tahun bagi mereka yang berbicara, menulis, atau menyanyi, dengan gaya Korsel.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda