Pendaki Gunung Ini Bangkit dari Kematian Setelah Jantungnya Berhenti 45 Menit
Dr Jenelle menjelaskan alasan tim memilih alat ECMO karena organ Knapinski sangat dingin dari kondisi beku sehingga organ tersebut dapat berfungsi dengan lebih sedikit oksigen yang memberi lebih banyak waktu bagi dokter untuk me-restart jantung.
Setelah 45 menit, mesin ECMO berhasil mengalirkan darah Knapinski. Tim kemudian menghangatkan tubuhnya kembali ke suhu di mana jantung dapat berfungsi dan mengejutkan jantungnya sekali lagi.
"Kami tahu jantungnya akan mulai berdetak lagi."
"Perhatian utamanya adalah otaknya dan apakah ada kerusakan permanen saat jantungnya berhenti," lanjutnya.
Sempat mati sebentar, Knapinski tak ingat apa yang terjadi
Tersadar dari kematian, Knapinski tidak menyangka bisa kembali melihat orang-orang di sekitarnya. Dia bersyukur ilmu pengetahuan serta kerja keras menyelamatkan namanya.
"Ketika saya bangun, saya benar-benar tidak mengerti apa yang terjadi," ucapnya.
"Saya sangat berterima kasih kepada semua orang di rumah sakit ini karena tidak menyerah. Saya masih hidup dan bernapas," ungkapnya.
Editor: Arif Budiwinarto