Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dunia Ramai-Ramai Kecam Israel setelah Video Penyiksaan Aktivis GSF Beredar, Panggil Dubes
Advertisement . Scroll to see content

Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:54:00 WIB
Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang
Para aktivis misi Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan mengalami luka parah akibat penyiksaan pasukan Israel (Foto: Handout)
Advertisement . Scroll to see content

Para aktivis dipaksa berjalan sambil membungkuk dan berlutut dalam waktu lama dalam posisi yang menyakitkan dan memalukan. Perlakuan itu disebut sebagai bagian dari intimidasi terhadap peserta misi kemanusiaan internasional tersebut.

Tidak hanya itu, otoritas Israel juga dilaporkan memaksa aktivis Muslimah melepas jilbab mereka selama penahanan berlangsung.

Rencananya, para aktivis akan dihadirkan ke pengadilan atau otoritas terkait pada Kamis (21/5/2026) untuk peninjauan status penahanan sebelum dideportasi ke negara masing-masing.

Sebelumnya, Adalah menuduh otoritas Israel menjalankan kebijakan kriminal berupa penyiksaan dan penghinaan terhadap tahanan. Tuduhan itu muncul setelah Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir membagikan video perlakuan tak manusiawi terhadap para aktivis.

Dalam video tersebut, para aktivis terlihat berlutut dengan tangan terikat di belakang serta wajah menghadap ke lantai sambil diperdengarkan lagu kebangsaan Israel.

GSF merupakan misi kemanusiaan internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan ke Gaza. Pada akhir April lalu, tentara Israel juga menyerang kapal-kapal armada GSF gelombang pertama di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani. Konvoi tersebut terdiri atas 345 peserta dari 39 negara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut