Pengangguran di Arab Saudi Turun Signifikan, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 14:40:00 WIB
Pengangguran di Arab Saudi Turun Signifikan, Kok Bisa?
Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman. (Foto: rfi.fr)

RIYADH, iNews.id – Tingkat pengangguran kaum muda Arab Saudi turun secara signifikan selama empat tahun terakhir. Itu bisa terjadi karena semakin banyak perempuan berusia antara 15 dan 34 tahun yang bekerja di negeri itu, menurut laporan baru yang diterbitkan Badan Pusat Statistik Arab Saudi (Gastat).

Badan itu merilis laporan berjudul “Pemuda Saudi dalam Angka”, Minggu (9/8/2020) kemarin. Laporan itu muncul tiga hari menjelang Hari Pemuda Internasional yang akan diperingati pada 12 Agustus.

Menurut laporan itu, Tingkat pengangguran perempuan di Kerajaan Arab Saudi menurun sebesar 13,9 persen dalam empat tahun terakhir. Sebagian besar karena lebih banyak pekerjaan tersedia bagi perempuan serta meningkatnya angka melek huruf di kalangan perempuan di negeri padang pasir itu.

Ke depan, pemerintah setempat memasang target untuk menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 1 juta perempuan Arab Saudi sebagai bagian dari rencana reformasi Visi 2030.

“Visi Saudi 2030 dan Program Transformasi Nasional 2020 telah menempatkan pemberdayaan perempuan di antara prioritas terpenting mereka,” kata pejabat Misi Permanen Arab Saudi untuk PBB di Jenewa, Mishaal al-Balawi, seperti dikutip Alarabiyah, Senin (10/8/2020).

Visi 2030 adalah rencana reformasi yang digulirkan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman. Visi itu bertujuan untuk mendiversifikasi ekonomi negara dan termasuk meningkatkan partisipasi angkatan kerja di kalangan perempuan.

Tingkat buta huruf remaja perempuan Saudi telah turun menjadi 0,6 persen pada 2017 dari 5,9 persen pada 2007. Tingkat pengangguran untuk laki-laki dan perempuan muda di kerajaan itu juga turun 11,5 persen sejak 2016.

Sementara itu, angka pengangguran untuk laki-laki saja turun 11,6 persen selama empat tahun terakhir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil