Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! Pria Australia Didakwa Lakukan Kejahatan Seks terhadap Ratusan Anak di 15 Negara
Advertisement . Scroll to see content

Penjara di Australia Rusuh, 4 Petugas Luka Parah

Senin, 18 Juni 2018 - 15:28:00 WIB
Penjara di Australia Rusuh, 4 Petugas Luka Parah
Lembaga Pemasyarakatan Risdon di Hobart, Australia, dilanda kerusuhan dan menyebabkan empat petugas luka parah. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

"Ini serangan buruk dan direncanakan terhadap petugas lapas yang menjalankan tugas mereka. Saya berharap agar narapidana yang terlibat segera ditindak," kata Lynch, seperti dilaporkan Australia Plus ABC

Lynch enggan mengomentari apakah insiden ini mencerminkan masalah yang ada di internal penjara. Namun, dia mengatakan kerusuhan ini menunjukkan betapa berbahayanya pekerjaan petugas LP Risdon.

"Ketika para petugas ini pergi kerja setiap hari mereka perlu bersiap untuk kekerasan semacam itu. Ini sangat sulit dilakukan oleh petugas. Kita harus ingat ini mungkin tempat kerja yang sangat berbahaya bagi para petugas lapas," ujar dia.

Dia mengatakan akan meninjau insiden itu bersama pengelola lapas.

"Insiden ini sangat mengkhawatirkan. Pada tahap ini saya tidak akan berkomentar mengenai prosedur dan protokol bagi perlindungan anggota kami. Saya selalu meminta standar keselamatan tertinggi bagi anggota kami tetapi kami akui ini lingkungan kerja yang sulit," papar Lynch.

"Kami akan menangani permasalahan yang muncul dari insiden hari ini dengan pengelola LP Risdon," tambahnya.

Kelompok respon taktis LP Risdon, polisi, dan petugas TKP sudah berada di lokasi.

Saat ini LP Risdon dinyatakan ditutup oleh Kementerian Hukum dan Pemasyarakatan untuk memastikan ada cukup petugas yang menangani insiden itu.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut