Penyelidik Internasional Ungkap Situs Porno Anak Terbesar di Dunia, 337 Orang Ditangkap
Pada Rabu (16/10/2019), otoritas AS mengajukan dakwaan terhadap Son serta mengumumkan penyitaan rekening bitcoin milik 24 orang di lima negara yang digunakan untuk mendanai situs web serta mempromosikan eksploitasi seksual anak-anak.
Departemen Kehakiman menyatakan, situs web ini merupakan penampungan eksploitasi seksual anak terbesar berdasarkan volume konten, sampai saat ditutup. AS telah menyelidiki 92 orang dalam kasus ini, sebagian besar telah divonis.
"Ini merupakan pertama kali penegak hukum mendapati penggunaan cryptocurrency dalam pornografi anak yang dijual. Situs web ini menampung lebih dari seperempat juta video dan 1 juta lebih file telah diunduh," kata pengacara AS, Jessie Liu, dikutip dari AFP, Kamis (17/10/2019).
Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA) menyatakan, kerja sama antara lembaga penegak hukum internasional ini dimulai setelah otoritas Inggris menyelidiki seorang ilmuwan, Matthew Falder, terkait tuduhan pelanggaran seksual anak-anak.
Falder dijatuhi hukuman 25 tahun penjara pada 2017 setelah mengakui 137 tuduhan pelecehan secara online, termasuk mendorong pemerkosaan anak, bahkan pelecehan terhadap seorang bayi.