Perang di Myanmar Bergeser ke Kota, Pasukan Junta Baku Tembak dengan Milisi Anti-Kudeta

Anton Suhartono ยท Selasa, 22 Juni 2021 - 13:46:00 WIB
 Perang di Myanmar Bergeser ke Kota, Pasukan Junta Baku Tembak dengan Milisi Anti-Kudeta
Pasukan junta Myanmar baku tembak dengan milisi Pasukan Pertahanan Rakyat yang dibentuk kelompok anti-kudeta di Mandalay (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Pasukan junta militer Myanmar baku tembak dengan milisi bersenjata di Kota Mandalay, Selasa (22/6/2021). Milisi tersebut merupakan pasukan bentukan kelompok penentang kudeta yang dibentuk beberapa bulan lalu.

Sejak militer menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, pasukan junta berupaya menghentikan unjuk rasa yang muncul di penjuru negeri. Sebagai reaksi, kelompok penentang kudeta yang disebut dengan Pasukan Pertahanan Rakyat bermunculan.

Biasanya perlawanan bersenjata hanya dilakukan di kantong-kantong etnis minoritas di perbatasan yang juga menentang kudeta. Ndengan adanya Pasukan Pertahanan Rakyat, perlawanan bersenjata sampai ke kota besar.

Pada Selasa pagi, Pasukan Pertahanan Rakyat di Mandalay bentrok dengan pasukan keamanan yang menyerbu salah satu markas mereka.

"Kami membalas karena salah satu markas gerilya kami diserang," demikian posting-an akun Facebook Pasukan Pertahanan Rakyat yang dibuat Mayor Zeekwat.

Pasukan junta militer yang didukung tiga kendaraan lapis baja mengepung sebuah asrama sekolah di Mandalay yang dijadikan markas milisi.

Sejauh ini belum ada laporan korban dari kedua pihak.

Pasukan junta juga menggelar serangan darat dan udara di wilayah kelompok etnis bersenjata di perbatasan dengan Thailand setelah serangan terhadap pos keamanan. Serangan itu memakan korban di kedua pihak serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi.

Majelis Umum PBB dalam resolusinya pada Jumat pekan lalu menyerukan penghentian pasokan senjata ke Myanmar. Utusan PBB untuk Myanmar mengatakan, Myanmar terancam dilanda perang sipil berskala besar.

Editor : Anton Suhartono