Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Sugiono Ungkap Dunia Masuk Fase Bahaya, Batas Damai dan Perang Makin Abu-Abu
Advertisement . Scroll to see content

Perang Saudara di Sudan Terus Berlangsung, Uni Eropa Ingatkan soal Genosida

Senin, 13 November 2023 - 11:02:00 WIB
Perang Saudara di Sudan Terus Berlangsung, Uni Eropa Ingatkan soal Genosida
Konflik bersenjata di Sudan dikhawatirkan menjadi genoside etnis (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DARFUR, iNews.id - Uni Eropa memperingatkan eskalasi kekerasan di wilayah Darfur, Sudan bisa bertambah mengkhawatirkan. Konflik tersebut sudah membuat jutaan orang mengungsi.

Uni Eropa memperingatkan potensi genosida di Sudan. Perang yang mulai sejak April 2023 ini berpotensi menyebabkan banyaknya korban jiwa.

Melansir dari Reuters, Senin (13/11/2023), perang terjadi antara tentara reguler Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces.

Perang itu telah mengguncang wilayah barat dan memicu perselisihan yang sudah lama berkecamuk di sana. Diplomat Uni Eropa, Josep Borrell menyebutkan lebih dari 1.000 anggota komunitas Masalit tewas di Ardamta, Darfur Barat.

"Pembantaian terbaru ini tampaknya bagian dari kampanye pembersihan etnis yang lebih luas yang dilakukan oleh RSF untuk menghilangkan komunitas Masalit dari Darfur Barat, dan ini datang di atas gelombang kekerasan besar pertama pada bulan Juni," kata Borrell.

Masyarakat internasional diminta tidak menutup mata terhadap apa yang terjadi di Darfur. 

Organisasi Internasional untuk Migrasi mengatakan sekitar 700 orang dilaporkan tewas di Darfur Barat setelah bentrokan antara pasukan Sudan dan RSF di El Geneina pada 4 dan 5 November.

RSF menyebutkan minggu lalu mereka telah menguasai markas besar militer di ibu kota Darfur Barat, El-Geneina.


Antara April dan Juni tahun ini, RSF dan milisi sekutunya melakukan serangkaian serangan sistematis yang menargetkan Masalit, suku mayoritas di El-Geneina, ketika perang meletus dengan tentara Sudan.

Uni Eropa menekankan bahwa pihak yang bertikai di Sudan harus melindungi warganya. Uni Eropa mengatakan mereka bekerja dengan Pengadilan Pidana Internasional untuk mendokumentasikan pelanggaran agar pelanggaran bisa dijerat hukum.

Lebih dari 10.000 orang tewas dalam konflik Sudan sejauh ini. Jutaan orang mengungsi akibat perang saudara.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut