Perdana Menteri dan Presiden India Sampaikan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW

Anton Suhartono ยท Minggu, 10 November 2019 - 13:39:00 WIB
Perdana Menteri dan Presiden India Sampaikan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW
Narendra Modi (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Ram Nath Kovind menyampaikan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh muslim di negaranya maupun di luar negeri.

Pernyataan itu disampaikan Modi melalui cuitan, Minggu (10/11/2019) pukul 11.04. Dia berharap semangat maulid bisa menciptakan kedamaian dan kerukunan antarumat beragama.

“Selamat Maulid Nabi. Terinspirasi dari pemikiran Nabi Muhammad, semoga hari ini bisa memajukan semangat keharmonian dan kasih sayang di masyarakat. Perdamaian bagi semua,” kata Modi, di Twitter.

Dua menit berselang giliran Presiden India Ram Nath Kovind yang menyampaikan selamat Maulid.

Di akun Twitter Kovind juga menyampaikan harapan yang sama, yakni bahwa risalah Nabi bisa menghadirkan kedamaian bagi muslim dan umat lainnya.

“Pada kesempatan Maulid, hari kelahiran Nabi Muhammad (SAW), harapan yang terbaik untuk semua warga, terutama bagi saudara dan saudari muslim kami di India dan luar negeri. Pesan persaudaraan universal dan kasih sayang dari Nabi Muhammad SAW mengilhami kita untuk bekerja demi kesejahteraan semua orang,” kata Kovind.

Hubungan antara umat Islam dan Hindu sebagai mayoritas menghadapi ujian sejak Modi, yang berasal dari partai sayap kanan, memimpin.

Beberapa isu yang mengemuka terkait konflik Islam-Hindu di antaranya soal penyembelihan sapi. Belasan muslim dibunuh warga karena menyembelih atau menjual daging sapi, hewan yang dianggap suci bagi umat Hindu. Sejak Modi memimpin, kasus prmbunuhan terhadap umat Islam terbilang tinggi dibanding sebelumnya. Padahal hukum India membolehkan sapi dipotong untuk jenis tertentu, seperti yang dikhususkam untuk ternak.

Selain itu terkait keputusan pemerintah mencabut status otonomi penuh di Kashmir, wilayah di perbatasan Pakistan yang dihuni mayoritas muslim. 


Editor : Anton Suhartono