Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Korut Uji Coba Rudal Balistik Berhulu Ledak Klaster, Bisa Hancurkan Area 13 Hektare
Advertisement . Scroll to see content

Peretasan Kripto Terbesar dalam Sejarah, Binance Siapkan Rp114 Triliun untuk Ganti Rugi

Minggu, 01 November 2026 - 21:12:00 WIB
Peretasan Kripto Terbesar dalam Sejarah, Binance Siapkan Rp114 Triliun untuk Ganti Rugi
Bursa kripto Binance telah menyiapkan dana untuk menutup 90 persen aset setara Rp114,23 triliun yang dicuri hacker. (Foto Ilustrasi/Freepik fabrikasimf)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara, Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menyatakan Korea Utara bertanggung jawab atas serangan tersebut. FBI mengungkapkan telah mengamati para peretas mengonversi aset curian ke dalam mata uang kripto Ethereum.

Aset tersebut diperkirakan akan kembali dikonversi menggunakan layanan keuangan terdesentralisasi atau decentralized finance (DeFi) serta layanan pertukaran instan untuk menyamarkan jejak transaksi.

Sebelumnya, dua perusahaan analisis kripto mengatakan kepada BBC bahwa mereka memiliki informasi kuat yang mengarah pada kelompok peretas Lazarus Group, yang diduga didukung negara Korea Utara. Kelompok tersebut juga dikenal dengan nama TraderTraitor dan secara khusus disebut FBI sebagai pihak yang terlibat.

Namun, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pemerintahnya masih belum mengetahui secara pasti siapa pelaku serangan tersebut.

"Kami sedang mempelajarinya. Kami belum tahu apakah itu Korea Utara. Namun, jika memang demikian, kami akan berbicara dengan Korea Utara mengenai hal itu," ujar Trump kepada wartawan pada Sabtu malam.

Pemerintah Korea Utara selama ini selalu membantah keterlibatan dalam serangan peretasan tersebut.

Binance didirikan di China pada 2017 dan memungkinkan pengguna membeli, menjual, serta memperdagangkan aset digital. Bursa tersebut diperkirakan memiliki ratusan juta pengguna di seluruh dunia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut