Peringatan Jenderal Iran kepada AS: Jangan Gegabah, Pembalasan Kami Lebih Menyakitkan!
Sementara itu, Trump sempat melunakkan retorikanya dengan memuji langkah otoritas Iran yang disebut menghentikan pembunuhan terhadap demonstran serta membatalkan hukuman mati.
Namun, sikap Trump kembali berubah. Pada Jumat lalu, dia mengatakan masih terus memantau situasi Iran secara cermat sembari mengumumkan pengerahan armada tempur sebagai langkah antisipasi.
“Kami memiliki armada besar menuju ke sana… mungkin kami tidak perlu menggunakannya. Ada banyak kapal yang menuju ke sana, untuk berjaga-jaga,” kata Trump.
Meski Departemen Pertahanan AS (Pentagon) belum mengeluarkan pernyataan resmi, sejumlah laporan media menyebutkan bahwa kelompok kapal induk yang dipimpin USS Abraham Lincoln sedang berlayar menuju Timur Tengah melalui Laut China Selatan. Situasi ini kian menegaskan eskalasi ketegangan, dengan Iran menegaskan bahwa setiap serangan akan dibalas dengan kekuatan penuh.
Editor: Anton Suhartono