Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Perintah Presiden Kazakhstan ke Aparat: Tembak Saja Perusuh, Tak Usah Pakai Peringatan!

Jumat, 07 Januari 2022 - 17:03:00 WIB
Perintah Presiden Kazakhstan ke Aparat: Tembak Saja Perusuh, Tak Usah Pakai Peringatan!
Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NUR-SULTAN, iNews.id – Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, telah memerintahkan aparat keamanan untuk menembak para perusuh tanpa peringatan. Dia menegaskan, siapa pun yang menyebabkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban di negara itu bakal “dibasmi”.

Dia menuturkan, ada 20.000 “bandit” yang menyerang Almaty, kota terbesar di negara itu. “Mereka menghancurkan properti negara,” kata Tokayev dalam pidato yang disiarkan televisi setempat, Jumat (7/1/2022).

Menurut dia, pasukan penjaga perdamaian yang dikirim dari Rusia dan negara-negara tetangga telah tiba atas permintaan Kazakhstan. Para tentara itu akan berada di negara itu untuk sementara waktu sampai keamanan di sana stabil kembali.

Tokayev juga berterima kasih kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, serta para pemimpin China, Uzbekistan, dan Turki atas bantuan mereka dalam memadamkan pemberontakan di negaranya.

Aksi protes massa yang kian meningkat, mengguncang Kazakhstan sejak Minggu (2/1/2022) lalu. Warga menentang kenaikan harga bahan bakar gas cair yang ditetapkan pemerintah. Demonstrasi pada awalnya bermula di bagian barat negara itu, namun menyebar ke Almaty dan Ibu Kota Kazakhstan, Nur-Sultan.

Aksi protes yang melanda Kazakhstan kali ini adalah yang terburuk sejak negara itu merdeka dari Uni Soviet. Belasana aparat keamanan tewas. Suasana di sejumlah kota utama Kazakhstan pun mencekam. 

Wartawan Reuters di Almaty mengatakan, kediaman presiden Kazakhstan dan kantor wali kota Almaty telah dibakar massa. Pada Kamis (6/1/2022) sore, bandara kota, yang sebelumnya direbut oleh pengunjuk rasa, kini berada di bawah kendali kuat personel militer. Sementara mobil-mobil yang terbakar tampak berserakan di jalan-jalan.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut