Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Maskapai Internasional Terdampak Recall 6.000 Pesawat Airbus A320
Advertisement . Scroll to see content

Peristiwa Sejarah Hari Ini 29 September: Pesawat Tabrakan Tewaskan 157 Orang hingga Pemilu Pertama RI

Jumat, 29 September 2023 - 13:56:00 WIB
Peristiwa Sejarah Hari Ini 29 September: Pesawat Tabrakan Tewaskan 157 Orang hingga Pemilu Pertama RI
Peristiwa sejarah hari ini 29 September, di antaranya tabrakan dua pesawat di langit Brasil menewaskan 157 orang (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

3. 29 September 1717: Gempa Bumi Dahsyat Mengguncang Guatemala

Guatemala pernah dilanda gempa bumi dahsyat pada 29 September 1717. Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 tersebut terjadi di Kota Antigua dan menghancurkan sebagian besar arsitektur Barok yang sangat mengagumkan. 
Diperkirakan, lebih dari 3.000 bangunan hancur, termasuk kuil dan gereja. 

Masyarakat Antigua bahu membahu menyelamatkan bangunan yang tersisa, sehingga kemegahan kota itu tetap terjaga. Kini, Antigua telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. 

4. 29 September 2006: Pesawat Gol Transportes Aereo dan Embraer 600 Bertabrakan di Udara

Pesawat Gol Transportes Aereo dengan nomor penerbangan 1907 bertabrakan di udara dengan jet pribadi Embraer 600 pada 29 September 2006 di langit Mato Grosso, Brasil. Peristiwa itu menewaskan 157 orang dari kedua pesawat, kru maupun penumpang.

Melansir laman Simple Flying, pesawat Gol 1907 bertolak dari Bandara Internasional Eduardo Gomes di Manaus menuju Bandara Internasional Rio de Janeiro pada pukul 15.35 waktu setempat. Serupa dengan Gol 1907, jet Embraer 600 juga singgah di Eduardo Gomes, Manaus. 

Ketika mengudara, kedua pesawat bertabrakan di ketinggian 37.000 kaki. 

5. 29 September 1955: Pemilu Pertama di Indonesia

Indonesia menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) pertama kalinya pada 29 September 1955. Saat itu, pemilu dilakukan untuk memilih anggota DPR. Pemilu 1955 diadakan dalam dua gelombang. Gelombang kedua, pada 15 Desember 1955, untuk memilih anggota konstituante. Berlangsung dengan jujur dan adil, Pemilu 1955 disebut sebagai pemilu yang demokratis sehingga mendapat pujian dari sejumlah negara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut