Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret
Dalam pernyataan tegas pekan ini, Rusia menegaskan tidak lagi terikat pada batas pengerahan jumlah hulu ledak nuklir setelah New START resmi berakhir.
Trump menyebut perjanjian New START sebagai kesepakatan yang “dinegosiasikan dengan buruk” oleh pemerintahan sebelumnya dan menuding Rusia melanggarnya secara terang-terangan.
“Kita harus meminta para ahli nuklir untuk membuat perjanjian baru yang lebih baik dan modern, yang bisa bertahan lama di masa depan,” tulis Trump di platform Truth Social.
Berakhirnya New START menuai peringatan keras dari para aktivis dan mantan pejabat pengendalian senjata. Mereka menilai ketiadaan pembatasan nuklir akan mengurangi stabilitas global dan meningkatkan risiko persaingan nuklir tanpa batas.
Editor: Anton Suhartono