Perseteruan Trump dengan Twitter Berbuntut Panjang, Keluarkan Perintah Eksekutif

Anton Suhartono ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 05:57 WIB
Perseteruan Trump dengan Twitter Berbuntut Panjang, Keluarkan Perintah Eksekutif

Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memperketat pemantauan platform media sosial. Ini merupakan buntut atas langkah Twitter yang memberikan tanda pada dua cuitannya beberapa hari lalu terkait Pilpres AS.

Perintah eksekutif ini memungkinkan pemberian sanksi tegas terhadap platform media sosial serta menghapus kekebalan hukum soal konten.

Regulator pemerintah diberi wewenang untuk mengevaluasi apakah platform yang bersangkutan harus bertanggung jawab atas konten yang diposting oleh jutaan pengguna mereka.

Trump mengaku terpaksa bertindak karena perusahaan teknologi raksasa memiliki kekuatan tak terkendali untuk menyensor, membatasi, mengedit, membentuk, menyembunyikan, serta mengubah segala bentuk komunikasi antara warga negara.

"Kita tidak bisa membiarkan ini terus terjadi," kata Trump, dikutip dari AFP, Jumat (29/5/2020).

Sebelumnya Trump protes setelah dua cuitannya diberi tanda ‘cek fakta’, yakni terkait rencana Gubernur California menggunakan metode pemilihan melalui surat suara yang dikirim melalui pos. Cara ini digunakan untuk meminimalisasi potensi penularan virus corona jika warga harus datang ke tempat-tempat pemungutan suara.

Namun Trump menolak karena cara tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan dan manipulasi suara.

"Pada saat-saat itu, Twitter berhenti menjadi platform publik yang netral dan mereka menjadi editor yang memiliki sudut pandang sendiri," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono