Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak
Berdasarkan hukum militer AS, presiden AS harus menyetujui pelaksanaan hukuman mati dengan regu tembak. Pentagon mengungkap Presiden Donald Trump telah menyetujui rencana tersebut atas rekomendasi Hegseth.
"Kita belum pernah melakukan hal itu lagi sejak Perang Dunia II. Yah, ini mirip dengan mentalitas yang kita miliki pada masa Perang Dunia II," ujar Hegseth.
Gedung Putih menolak berkomentar mengenai apakah Trump mendukung siaran langsung tersebut dan menyarankan wartawan bertanya langsung ke Pentagon.
Kelompok advokasi Death Penalty Action menyatakan, hukuman Hasan akan menjadi eksekusi militer pertama sejak 1961. Namun eksekusi pada 1961 tersebut dilakukan dengan cara digantung.
Pusat informasi tersebut melaporkan, eksekusi terakhir yang diketahui menggunakan regu tembak militer terjadi pada 1945.
Editor: Rizky Agustian