Organisasi Gereja Rusia Kritik Turki soal Rencana Perubahan Hagia Sophia
MOSKOW, iNews.id - Organisasi Gereja Ortodok Rusia menegaskan perubahan fungsi Hagia Sophia menjadi masjid berpotensi memantik perseteruan antara Muslim dan Kristen.
Pernyataan tersebut dikemukakan di tengah rencana Turki menjadikan bangunan berarsitektur menawan tersebut sebagai masjid. Sebelumnya, Hagia Sophia berstatus sebagai museum.
Patriach Kirill, Pemimpin Gereja Ortodoks Rusia, mengatakan rencana perubahan fungsi Hagia Sophia jadi perhatian khusus dari kelompoknya. Dia menyebut bangunan yang terletak di Kota Istanbul tersebut merupakan simbol bersejarah dalam perjalanan kebudayaan kristen di Eropa.
"Ancaman (perubahan fungsi) pada Hagia Sophia merupakan ancaman bagi semua peradaban kristen," kata Patriach dilansir dari Arab News, Selasa (7/7/2020).
"Sampai hari ini, bagi orang kristen ortodoks Rusia, Hagia Sophia adalah kuil kristen terbesar," lanjutnya.