Perundingan Damai AS-Iran Berakhir Gagal, Terganjal Isu Nuklir
WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance berharap Iran akan berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Pernyataan itu disampaikannya setelah AS dan Iran gagal menyepakati perundingan damai di Islamabad, Pakistan, setelah menggelar pertemuan 21 jam sejak Sabtu (11/4/2026).
"Pertanyaannya sederhana, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang, bukan hanya 2 tahun dari sekarang, tapi untuk jangka panjang? Kita belum melihatnya. Kita berharap akan melihatnya," kata Vance, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (12/4/2026).
Vance menegaskan AS datang dengan tawaran yang lebih sederhana dan terbaik, namun Iran menolaknya.
"Kami meninggalkan tempat ini dengan tawaran sangat sederhana, metode pemahaman yang merupakan tawaran final dan terbaik kami," ujarnya.