VATICAN CITY, iNews.id – Paus Fransiskus memimpin masyarakat Katolik memasuki Natal pada Sabtu (24/12/2022) malam, waktu Vatikan. Dalam kesempatan itu, dia menyinggung soal perang dan berbagai konflik di dunia.
Saat memimpin Misa Malam Natal di Basilika Santo Petrus, Paus Fransiskus menyampaikan homili (pidato) di hadapan sekitar 7.000 jemaat yang hadir di sana. Sementara sekira 4.000 orang lainnya berpartisipasi di luar Lapangan Santo Petrus pada malam itu.
Perayaan Tahun Baru 2026 di London Spektakuler, 12.000 Kembang Api Pukau 100.000 Pengunjung
“Para laki-laki dan perempuan di dunia kita, dalam kelaparan mereka akan kekayaan dan kekuasaan, bahkan memakan tetangga mereka, saudara laki-laki dan perempuan mereka,” kata paus.
“Berapa banyak perang yang telah kita saksikan! Dan di berapa banyak tempat, bahkan hari ini, martabat dan kebebasan manusia diperlakukan dengan hina!” ujar pemimpin agama Katolik itu.
Rayakan Ulang Tahun Ke-86, Paus Fransiskus Beri Hadiah kepada 3 Orang Ini
Sejak Rusia melancarkan agresi militer terhadap tetangganya, Ukraina, pada Februari lalu, Paus Fransiskus berulang kali menyampaikan sikapnya menentang perang di hampir setiap acara publik. Setidaknya dua kali seminggu, dia mencela tindakan Rusia, yang dia sebut sebagi kekejaman dan agresi yang tidak beralasan.
Kendati demikian, paus tidak secara khusus menyebut Ukraina pada malam Natal.
Rusia Protes Keras Pernyataan Paus Fransiskus soal Perang Ukraina
“Seperti biasa, korban utama dari keserakahan manusia ini adalah yang lemah dan rentan,” katanya.
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku