PM Kamboja Hun Sen Akan Kunjungi Warganya di Wuhan untuk Jawab Tantangan Pengkritik

Anton Suhartono ยท Selasa, 04 Februari 2020 - 16:20 WIB
PM Kamboja Hun Sen Akan Kunjungi Warganya di Wuhan untuk Jawab Tantangan Pengkritik

Hun Sen (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Kamboja memutuskan tak akan mengevakuasi warganya yang berada di Provinsi Hubei, China, termasuk Kota Wuhan, menyusul wabah virus korona baru.

Perdana Menteri Hun Sen mengatakan, dia akan datang ke Wuhan untuk menengok warganya jika diberikan izin oleh otoritas China.

Pernyataan itu disampaikan Hun Sen saat berbicara dengan pekerja migran Kamboja yang tinggal di Korea Selatan, Senin (3/2/2020).

Dia mengaku senang pergi ke Wuhan sekaligus untuk menunjukkan solidaritas dan dukungannya terhadap China yang tengah berjuang melawan virus korona.

Pernyataannya itu juga sebagai jawaban atas komentar para pengkritik yang menantangnya mengunjungi para mahasiswa Kamboja yang terdampar di Wuhan setelah pemerintah memutuskan tak menjemput mereka.

“Hun Sen berani bertempur. Dia berani menyelamatkan bangsa. Hun Sen berani mempertaruhkan nyawa untuk mengakhiri pertempuran. Mengapa Hun Sen tidak berani pergi ke Kota Wuhan untuk mengunjungi mahasiswa Kamboja? Anda tidak tahu kemampuan Hun Sen, jadi jangan berani menantangnya," kata Hun Sem, dikutip dari Phnom Penh Post, Selasa (4/2/2020).

Pekan lalu, Hun Sen juga menegaskan pemerintahannya tidak akan membatalkan penerbangan menuju dan dari China, dengan alasan bahwa langkah itu berarti bunuh diri bagi perekonomian Kerajaan.

Dia juga mengumumkan para pejabat diplomatik di China tidak akan dievakuasi, seraya menekankan bahwa negaranya akan mendukung penuh China dalam suka dan duka.

Pernyataannya itu menuai kritik di media sosial, namun dipuji oleh para pejabat China.

Duta Besar China untuk Kamboja Wang Wentian mengatakan Kamboja merupakan 'teman baja' yang bersedia berbagi dalam suka maupun duka.

Kedua negara, kata Wang, akan mengatasi wabah virus korona bersama-sama.

"Hanya saat angin bertiup kencang, kita baru mengetahui kekuatan rumput. Hanya pada masa-masa sulit, kita akan tahu teman sejati," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono