PM Selandia Baru Jacinda Ardern Lahirkan Bayi Perempuan

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 21 Juni 2018 - 15:45:00 WIB
PM Selandia Baru Jacinda Ardern Lahirkan Bayi Perempuan
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern baru saja melahirkan bayi perempuan. (Foto: Doc. Instagram)

WELLINGTON, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern baru saja melahirkan anak pertamanya. Ardern melahirkan seorang bayi perempuan dengan berat 3,31kg .

Dengan demikian, dia menjadi pemimpin kedua dalam sejarah modern dunia yang melahirkan saat sedang menjabat sebagai pemimpin negara.

Dilaporkan BBC, Jacinda Ardern dibawa ke rumah sakit di Auckland, Kamis (21/6) pagi waktu setempat, empat hari setelah tanggal perkiraan melahirkan. Perempuan berusia 37 tahun itu akan mengambil cuti melahirkan selama enam pekan, dan mengalihkan tugas-tugasnya kepada Wakil Perdana Menteri Winston Peters.

Namun, dia menegaskan akan tetap terlibat dalam pemerintahan dengan dengan terus membaca berkas-berkas laporan pemerintahan selama cuti.

Ardern menyampaikan kabar tentang kelahiran putrinya lewat media sosial. Dia mengaku merasa sangat beruntung dan berterima kasih kepada para staf rumah sakit.

"Saya yakin kami akan melalui semua emosi yang dialami semua orangtua baru, tetapi pada saat yang sama saya merasa sangat bersyukur atas semua kebaikan dan harapan yang disampaikan oleh begitu banyak orang. Terima kasih," kata Ardern, dalam sebuah pernyataan.

Pada Januari, Ardern yang terpilih pada Oktober 2017, mengumumkan kehamilan dari pasangannya Clarke Gayford.

"Saya bukan perempuan pertama yang melakukan multitasking. Saya bukan perempuan pertama yang bekerja namun memiliki bayi, banyak perempuan yang sudah melakukan hal ini sebelumnya," kata Ardern pada awal 2018 dalam wawancara dengan Radio Selandia Baru.

Jacinda Ardern merupakan perdana menteri termuda Selandia Baru sejak 1856.

Pemimpin negara pertama yang melahirkan ketika sedang menjabat adalah Benazir Bhutto. Pada 1990, Bhutto melahirkan seorang anak perempuan ketika menjabat sebagai perdana menteri Pakistan.

Editor : Nathania Riris Michico

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda