Polisi Israel Tangkap Gubernur Yerusalem dari Palestina
Setelah itu dia kembali dimintai keterangan di kantornya beberapa kali. Kantor gubernur Yerusalem juga digeledah.
Media Israel melaporkan, Gheith dibawa ke pengadilan karena menangkap seorang warga yang menjual lahannya di Yerusalem timur kepada pemukim Yahudi. Penjualan lahan semacam itu dianggap sebagai pengkhianatan di kalangan warga Palestina yang sedang berjuang mempertahankan tanah mereka dari penguasaan pemukim Yahudi.
Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan pria itu merupakan warga AS keturunan Palestina.
Penasihat senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Fuad Hallaq yakin penangkapan ini merupakan bagian dari upaya Israel untuk menekan kepemimpinan Palestina agar membebaskan warga AS tersebut.
Israel menduduki Yerusalem timur dalam perang enam hari pada 1967. Setelah itu mereka mencaplok bagian demi bagian Palestina, langkah yang dikecam komunitas internasional.
Israel menginginkan seluruh Yerusalem timur menjadi ibu kotanya, sementara Palestina mengakuinya sebagai ibu kota masa depan.
Saat ini aktivitas Pemerintah Otoritas Palestina di Yerusalem dibatasi oleh Israel. Pemerintah Otoritas memiliki menteri urusan Yerusalem dan gubernur Yerusalem yang berkantor di Al Ram, bersebelahan dengan tembok pemisah Israel di daerah pendudukan Tepi Barat.
Editor: Anton Suhartono