EDINBURGH, iNews.id – Anggota Parlemen Skotlandia, Anas Sarwar, terpilih sebagai pemimpin Partai Buruh di negara itu. Dia berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan yang berlangsung singkat pascapengunduran diri ketua partai sebelumnya, Richard Leonard, bulan lalu.
Sarwar mengalahkan kandidat lainnya yang juga sesama anggota Parlemen Skotlandia, Monica Lennon, dengan perolehan 57,6 persen suara. Dengan hasil tersebut, pria itu resmi menjabat ketua umum Partai Buruh Skotlandia per Sabtu (27/2/2021).
Heboh Pejabat AS Tampil Berjilbab di Gedung Putih, Ini Sosok Sameera Fazili
Sarwar adalah putra dari anggota parlemen Muslim pertama di Inggris, Mohammad Sarwar. Lelaki kelahiran 14 Maret 1983 itu sekarang menjadi politikus pertama dari etnik minoritas yang memimpin sebuah partai politik besar di Inggris.
Anggota Parlemen Skotlandia dari Kota Glasgow itu mengatakan, dia akan memimpin upaya partai agar berfokus pada apa yang dapat mempersatukan negaranya.
Komisaris Polisi Diperkarakan gara-gara Gambar Hitler dan Kebencian terhadap Muslim
“Saya ingin mengatakan langsung kepada rakyat Skotlandia: saya tahu, Partai Buruh memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mendapatkan kembali kepercayaan Anda. Karena jika kami benar-benar jujur, Anda belum merasakan hasil kerja dari Partai Buruh Skotlandia yang pantas Anda dapatkan,” kata Sarwar dalam pidato perdananya sebagai ketua umum partai, dikutip Reuters, Sabtu (27/2/2021).
Dia juga mengakui pentingnya pemilihannya sebagai pemimpin dari etnik minoritas pertama di sebuah partai politik besar Inggris. Dia pun menyatkan, perjuangan untuk menegakkan kesetaraan hak di negara itu masih jauh dari kata selesai.
Belanda Sebut Perlakuan China terhadap Muslim Uighur Genosida
“Dan saya akan bekerja dengan semua komunitas kita yang beragam di Skotlandia untuk membangun kembali negara yang kia cintai,” tutur Sarwar.
Pemimpin Partai Buruh Inggris, Keir Starmer, mengucapkan selamat kepada Sarwar dalam sebuah pernyataan. Dia pun memuji komitmen Sarwar yang akan berfokus pada upaya-upaya yang dapat mempersatukan negara.
Rumah Sakit di Inggris Terpaksa Hentikan Perawatan Muslimah Positif Covid yang Koma Sebulan, Ini Kisahnya
Sementara Menteri Kehakiman Skotlandia, Humza Yousaf, juga menyampaikan ucapan selamatnya kepada Sarwar di Twitter. Politikus Partai Nasional Skotlandia (SNP) itu pun memuji pencapaian yang diraih “lawan” politiknya itu.
“Saya akan berpolitik lain hari. Tetapi hari ini, dapatkah saya mengucapkan selamat kepada @AnasSarwar karena telah menjadi pemimpin @scottishlabour? Anggaplah ini membuatnya menjadi Muslim & orang kulit berwarna pertama yang memimpin sebuah partai politik di Inggris, pencapaian luar biasa & bersejarah yang saya banggakan untuknya. Bagus sekali, Anas,” tulis Yousaf.
Parlemen Kanada Nyatakan Ada Genosida Muslim Uighur
Partai Buruh menghadapi perjuangan berat di Skotlandia—yang pernah dipandang sebagai jantung hati gerakan politik kiri-tengah. Baik Partai Buruh Skotlandia maupun Partai Buruh Inggris, selalu kalah dalam setiap pemilu sejak 2007 dari Partai Nasional.
Partai tersebut juga tergelincir menjadi partai terbesar ketiga di Skotlandia, di belakang SNP dan Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris.
Editor: Ahmad Islamy Jamil