Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

Prancis Dukung China Terapkan 1 Negara 2 Sistem di Hong Kong

Sabtu, 06 Juni 2020 - 18:51:00 WIB
Prancis Dukung China Terapkan 1 Negara 2 Sistem di Hong Kong
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.idPrancis menyatakan bakal terus mendukung prinsip “satu negara dua sistem” yang diterapkan China terhadap Hong Kong. Hal itu disampaikan Presiden Prancis Emmanuel Macron kepada Presiden China XI Jinping.

“Presiden mengatakan, dia memantau situasi (Hong Kong) dengan cermat dan menegaskan kembali dukungan Prancis untuk prinsip ‘satu negara, dua sistem’,” kata seorang pejabat di Istana Kepresidenan Prancis kepada Reuters, Sabtu (6/6/2020).

Menurut sang pejabat, Hong Kong menjadi topik pembicaraan antara Macron dan Xi lewat sambungan telepon, Jumat (5/6/2020) malam. Percakapan antara keduanya berlangsung selama sekitar satu setengah jam.

China sebelumnya telah menyetujui Undang-Undang Keamanan Nasional untuk Hong Kong. Dengan disahkannya UU itu, para aktivis demokrasi, diplomat asing, dan sebagian kalangan bisnis di Hong Kong kini berada dalam ketakutan. Kondisi itu dikhawatirkan akan membahayakan status semiotonom dan peran Hong Kong sebagai pusat keuangan global.

Pengesahan UU Keamanan Nasional di Hong Kong telah menyalakan kembali ketegangan antara AS dan China. Uni Eropa pun pada pekan lalu menyatakan keprihatinan serius atas situasi itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut