Prancis Rusuh! Polisi Ungkap Ribuan Toko Dirusak dan Dijarah
PARIS, iNews.id - Prancis menghitung kerugian akibat demonstrasi rusuh pada akhir pekan, salah satu kerusuhan terbesar dalam beberapa tahun terakhir di negara itu. Demonstrasi awalnya dipicu protes kondisi pendidikan oleh kelompok pelajar SMA hingga meluas ke isu lainnya, seperti melonjaknya biaya hidup.
Lebih dari 500.000 orang bergabung dalam demonstrasi di penjuru Prancis, termasuk pelajar, mantan aktivis Rompi Kuning yang mencakup kalangan buruh.
Demonstrasi berubah menjadi bentrokan massa dengan polisi serta serangan dan penjarahan terhadap tempat-tempat bisnis dan kantor pemerintah.
Wali Kota Paris Emmanuel Gregoire mengatakan fasilitas umum di semua jalanan dirusak secara sistematis.
"Kami dijarah sepanjang hari, dan peralatan juga rusak. (Kerugian di Carrefour) mencapai puluhan juta euro. Untuk sektor ritel secara keseluruhan di Prancis, akan mencapai ratusan juta euro," kata Alexandre Bompard, CEO grup ritel Carrefour yang juga kepala Federasi Perdagangan dan Distribusi Prancis, kepada stasiun televisi Prancis, BFMTV, dikutip Selasa (20/10/2026).