Presiden Filipina Duterte Berlakukan Lockdown Lagi, Tegaskan Pemerintah Tak Punya Uang

Anton Suhartono ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 13:27 WIB
Presiden Filipina Duterte Berlakukan Lockdown Lagi, Tegaskan Pemerintah Tak Punya Uang

Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Filipina memberlakukan kembali lockdown di Metropolitann Manila terkait lonjakan kasus Covid-19 di negara itu dalam sepekan terakhir.

Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan pemberlakuan kembali lockdown pada Minggu (2/8/2020) malam dengan penuh penyesalan. Dia mengatakan, para petugas kesehatan kewalahan menghadapi lonjakan kasus sehingga diperlukan langkah ekstrem untuk membendungnya.

"Mereka, para petugas kesehatan, benar. Kami setuju bahwa Anda lelah, baik dengan tekanan serta ketidakpastian dan ketakutan terpapar Covid-19," kata Duterte, dikutip dari The Strait Times, Senin (3/8/2020).

Dia menyetujui rekomendasi satuan tugas untuk menerapkan karantina selama 2 pekan di Metropolitan Manila dan sekitarnya, terhitung mulai Selasa (4/8/2020).

Seperti pada lockdown sebelumnya, warga hanya diperbolehkan keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok dan bekerja. Sementara itu kegiatan bisnis tertentu, seperti tempat pangkas dan salon, harus kembali ditutup.

Hal yang sama diberlakukan bagi tempat ibadah. Gereja telah mengumumkan akan menghentikan aktivitas peribadatan.

"Kami melakukan yang terbaik. Maaf, Manila," kata Duterte.

Namun Duterte menegaskan tak akan menerapkan penguncian ekstrem di Manila sebagaimana diberlakukan sebelumnya.

"Kami tidak punya uang lagi. Saya tidak bisa memberi makanan dan uang lagi kepada warga," ujarnya.

Duterte mencabut lockdown sebelumnya pada 1 Juni atau setelah 2 bulan sejak diberlakukan dengan tujuan membuka kembali aktivitas perekonomian. Perkantoran, pabrik, pusat perbelanjaan, restoran, serta tempat potong rambut dan salon kembali buka. Demikian halnya dengan kereta, bus, taksi, serta layanan transportasi online kembali beroperasi.

Baru-baru ini, pusat kebugaran, warung internet, klinik hewan peliharaan, dan bioskop drive-in, juga diizinkan dibuka kembali.

Namun sejak itu kasus virus corona terus melonjak.

Departemen Kesehatan Filipina pada Minggu mengonfirmasi rekor penambahan harian yakni 5.032 penderita Covid-19, menjadikan total kasus di negara itu menjadi 103.185 orang.

Editor : Anton Suhartono