Presiden Filipina Duterte Bersedia Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin Covid-19 Rusia

Anton Suhartono ยท Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:37 WIB
Presiden Filipina Duterte Bersedia Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin Covid-19 Rusia

Rodrigo Duterte (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Presiden Filipina Rodrigo Duterte memuji usaha Rusia mengembangkan vaksin Covid-19. Bahkan Duterte bersedia menjadi relawan uji coba vaksin Rusia.

Pernyataan itu disampaikan Duterte pada Senin (10/8/2020) malam atau sehari sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan negaranya menjadi yang pertama mendaftarkan vaksin virus corona. Vaksin yang diberi nama Sputnik V itu akan diproduksi massal pada Oktober mendatang.

Kasus Covid-19 di Filipina terus melonjak dan hingga kini mendekati 140.000 penderita. Posisi Filipina sudah menggeser Indonesia sejak beberapa hari lalu sebagai negara dengan kasus infeksi virus corona tertinggi di Asia Tenggara.

"Saya akan beri tahu Presiden (Vladimir) Putin, saya memiliki kepercayaan yang besar pada studi Anda dalam memerangi Covid-19 dan saya percaya vaksin yang Anda hasilkan sangat baik untuk kemanusiaan," kata Duterte, sepertid dikutip dari Reuters, Rabu (12/8/2020).

Duterte tak khawatir meskipun banyak pihak yang meragukan vaksin hasil pengembangan Rusia. Pasalnya, pengembangan dilakukan tanpa melalui tahapan standar yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Badan PBB itu sebelumnya sudah memperingatkan Rusia untuk melalui seluruh tahapan demi menjamin keamanan vaksin.

Untuk membuktikan kepercayaannya yang tinggi, Duterte bahkan bersedia menjadi relawan uji coba vaksin begitu tiba di Filipina.

"Saya bisa menjadi orang pertama yang mereka uji coba," ujarnya.

Sebelumnya kantor presiden Filipina menyatakan pemerintah siap bekerja sama dengan Rusia untuk uji coba dan produksi vaksin.

Ini bukan pertama kali pemerintahan Duterte menggaet asing untuk pengadaan vaksin. Pada Juli, Duterte mengajukan permohonan kepada China untuk menjadikan negaranya sebagai prioritas pengembangan vaksin.

Editor : Anton Suhartono