Presiden Kuba Kecam Keras Serangan Militer AS ke Venezuela, Tuntut Pembebasan Maduro
Kuba juga menyebut Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Menteri Luar Negeri AS, serta kelompok-kelompok agresif di Washington sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh atas korban jiwa, kerugian manusia dan material, serta seluruh konsekuensi yang ditimbulkan dari agresi tersebut.
Pemerintah Kuba menyerukan komunitas internasional agar tidak membiarkan agresi militer terhadap negara anggota PBB berlalu tanpa konsekuensi. Kuba juga menegaskan bahwa Venezuela merupakan negara damai yang tidak menyerang Amerika Serikat maupun negara lain.
“Demi negara kembar tersebut dan rakyatnya, kami siap memberikan, seperti yang kami lakukan untuk Kuba, bahkan darah kami sendiri,” tulis Pemerintahan Kuba.
Kuba mengajak seluruh pemerintah, parlemen, gerakan sosial, dan masyarakat dunia untuk mengutuk agresi militer Amerika Serikat terhadap Venezuela serta menolak tindakan yang dinilai mengancam perdamaian dan keamanan internasional.
Editor: Puti Aini Yasmin