Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Jumat, 09 Oktober 2026 - 03:12:00 WIB
Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai
Masoud Pezeshkian menyampaikan Vladimir Putin alasan mengapa Iran dan AS tak kunjung berdamai (Foto: Pool via AP)
Advertisement . Scroll to see content

Dengan demikian, Teheran menilai persoalan utama bukan penolakan terhadap diplomasi. Iran justru menyatakan pintu perundingan masih terbuka, tetapi kesepakatan harus menghormati kepentingan nasional dan hak-hak Iran.

Sementara itu, Putin kembali menegaskan dukungan Rusia terhadap jalur diplomatik untuk menyelesaikan perang Iran-AS yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Dia menegaskan kesiapan Moskow membantu mencari solusi diplomatik. Putin menekankan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Iran dalam setiap penyelesaian konflik.

Putin juga mendesak AS memenuhi tuntutan ganti rugi atau kompensasi terhadap Iran atas kerusakan yang terjadi selama perang. Selain itu, dia menilai jaminan keamanan jangka panjang bagi Iran menjadi bagian penting dari penyelesaian konflik.

Peran Pakistan sebagai mediator sebelumnya menjadi salah satu jalur utama komunikasi Iran-AS. Islamabad membantu memfasilitasi perundingan kedua negara sejak perang pecah pada Februari, termasuk proses yang menghasilkan kerangka nota kesepahaman (MoU) pada Juni. Namun, perbedaan antara Teheran dan Washington kemudian kembali memicu kebuntuan.

Dalam perkembangan terbaru, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan Washington menginginkan Iran mengurangi secara signifikan kemampuan pengayaan uraniumnya sebagai bagian dari penyelesaian perang. Sementara itu, Teheran tetap mempertahankan haknya untuk melakukan pengayaan sebagai salah satu persoalan penting dalam perundingan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut