Presiden Prancis Mendadak ke Arab Saudi, Ada Apa?
RIYADH, iNews.id – Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan kunjungan mendadak ke Arab Saudi, Kamis 9 November 2017 malam. Dia bertolak dari Dubai, Uni Emirat Arab, setelah bertemu pejabat di sana.
Macron langsung diterima oleh putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman yang sedang menjadi pembicaraan terkait langkah beraninya menangkap 11 pangeran, empat menteri, serta puluhan mantan pejabat dan pengusaha, dalam kasus dugaan korupsi.
Mohammed dipercaya oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud untuk mengepalai komite antikorupsi yang dibentuk pada 4 Novermber lalu.
Namun pertemuan Macron dengan Mohammed bukan membahas kasus mega korupsi senilai lebih dari Rp1.000 triliun itu. Tapi mencari solusi soal ketegangan antara Arab Saudi dengan Lebanon serta Yaman. Arab Saudi dan beberapa negera Arab lainnya sudah meminta warganya untuk keluar dari Lebanon menyusul meningkatnya ketegangan.
Seperti diketahui, pada Sabtu lalu, Perdana Menteri Lebanon Said Hariri mengumumkan pengunduran dirinya melalui televisi di Riyadh. Beirut menuding pengunduran diri perdana menteri sunni itu atas desakan Arab Saudi. Bahkan Beirut menuding bahwa Harisi dibatasi ruang geraknya oleh otoritas Arab. Sebelumnya Hariri mengungkap bahwa dirinya diancam akan dibunuh oleh kelompok syiah pro-Iran.